Cek Lab 2016 (Perbandingan dengan 2014 & 2015)

Sejak Mei 2014 saya mulai menjalankan program pola hidup sehat yang saya namakan Olah RPM (Olah Raga – Olah Pikiran – Olah Mulut, link ada di akhir post ini).  Alhasil berat saya turun dari 106 kg ke antara 77-78 kg.  Tidak kebetulan pada bulan April 2014 (sebelum pola hidup sehat) saya melakukan cek lab di Malang dengan hasil yang cukup mengkuatirkan, nilai-nilainya telah melewati batas normal. Setelah setahun menjalani Olah RPM (2014-2015), saya cek lagi dan hasilnya cukup melegakan karena kembali ke range normal (meskipun tidak semua). Pada tahun 2016 ini, saya cek lagi untuk meyakinkan bahwa pola hidup sehat memang ada manfaatnya.

Untuk hasil yang fair, saya cek di lab yang sama dan pada bulan yang sama, yaitu April 2016. Setiap bulan April, Lab Bromo memberikan discount 50% untuk general medical check up meliputi cek darah, urine, lemak, gula, ginjal, hati, jantung dan foto paru-paru. Biayanya super murah, hanya Rp. 340.000 (ongkos berobat dapat jauh lebih mahal).

 

Medical Check Up Gratis Lab Bromo

Promo 2016

Cek Lab

Kami merencanakan untuk cek pada hari Senin, 4 April 2016. Pada hari Sabtu pagi (2 hari sebelum cek), kami berolahraga ringan pagi hari, kemudian esok Minggunya kami beristirahat untuk persiapan cek lab pada Seninnya. Kami selesai makan pada  pukul 8 malam dan puasa 10-12 jam untuk cek pada keesokan harinya. Hari Senin kami tiba di lab Bromo sekitar pukul 7.30 dan segera ambil darah. Kemudian sarapan pagi di Pizza Hut dengan menu bubur ayam, sosis, serta segelas Kopi Vietnam manis yang sedang populer saat ini (sengaja loading sugar pagi itu). Dua jam setelah sarapan kami kembali ke lab untuk ambil darah yang ke-2 untuk pengukuran glukosa setelah makan.

Sarapan Pagi

Hasil Lab

Tiga hari berikutnya kami mengambil hasil lab dan segera membandingkan dengan hasil 2015 dan 2014. Jika Anda ingin langsung lihat rekapitulasi, silahkan lompat ke sini atau baca berurutan berikut ini:

Hemoglobin

Hemoglobin (HB)

Ada yang menarik dengan HB saya, justru setelah berat badan saya turun, HB pun juga ikut turun dari 2014 hingga 2016.

  • April 2014: 15,7
  • April 2015: 12,8
  • April 2016: 12,8

Kalau Anda mengerti bagaimana ini bisa terjadi, saya tunggu komentarnya. Yang pasti setiap 3 bulan saya donor darah teratur sejak tahun 2015.

Hasil Gula, Lemak, Ginjal, Hati

Glukosa

Saya bersyukur nilai glukosa saya normal, khususnya bagaimana tubuh dan insulin meresponi setelah dua jam intake gula.

  • Gula Puasa (2014-2016): 82-97-81
  • Gula 2 jam setelah makan (2014-2016): 139-99-91

Lemak

Pemeriksaan lemak terdiri dari kolestrol total, HDL (kolestrol ‘baik’), LDL (kolesrol ‘jahat’) dan trigliserida (lemak dalam darah).

Kolestrol Total

  • April 2014: 211
  • April 2015: 131
  • April 2016: 122

HDL

  • April 2014: 20,9
  • April 2015: 22,6
  • April 2016: 29,1

Kadar HDL normal harusnya di atas 40 untuk pria, punya saya masih di bawah normal. Perkembangan HDL saya cukup menarik, hanya naik sedikit dari 2014 ke 2015. Namun 2015-2016 naiknya cukup banyak, sebanyak 7 point. HDL bisa ditingkatkan dengan olah raga dan bisa jadi ada faktor genetis yang turut menentukan nilainya. Saya harus kerja keras untuk menaikan HDL saya dan semoga tahun depan atau dua tahun depan sudah di atas 40.

LDL

  • April 2014: 136,7
  • April 2015: 100
  • April 2016: 82,5

Penurunan nilainya cukup signifikan, pola hidup sehat sangat mempengaruhi penurunan LDL saya.

Trigliserida

  • April 2014: 267
  • April 2015: 42
  • April 2015: 52

Kadar lemak dalam darah turun cukup signifikan pada 2014-2015 dan sedikit naik ke nilai 52 pada 2016.

Ginjal & Asam Urat

Ada sedikit peningkatan di nilai UREA dan BUN, bisa jadi karena saya sedang perbanyak konsumsi protein sekitar 4-5 bulan terakhir ini. Yang menggembirakan adalah nilai asam urat saya turun lagi dengan nilai yang cukup besar,dari 6,8 (2014) ke 6,1 (2015) dan terakhir di 5,5 (2016).

Jantung & Paru-Paru

Hasil pemeriksaan jantung dan paru-paru adalah normal, bahkan detak jantung per menit saya main rendah nilainya (sekitar 60). Makin rendah heart rate menunjukkan kinerja jantung yang baik.

Rekapitulasi Hasil

Secara keseluruhan naik turunnya hasil lab sejak 2014-2016 adalah sebagai berikut:

Rekap Hasil Cek Kesehatan

Target saya dalam waktu-waktu ke depan ini, HB saya harus normal lagi (di atas 13,5) dan HDL harus di atas 40. Apakah tahun depan harus cek lab lagi? Mungkin tidak perlu (sudah cukup dua tahun berturut-turut). Mungkin sekalian saja di tahun 2018, saat usia saya sudah 40 tahun.

Kesimpulan

Jika Anda sedang mengalami berat badan berlebih dan mudah lelah/tidak fit, atau sedang kehilangan motivasi untuk hidup sehat, barangkali melakukan cek lab dapat memotivasi Anda dan segera melakukan Olah Raga Olah Pikiran dan Olah Mulut. Sadar atau tidak sadar, peningkatan nilai pemeriksaan ke range normal bukanlah proses 1 atau 2 minggu, tetapi perlu ketekunan dan motivasi kuat, durasinya bisa bulanan bahkan tahunan. Karena kolestrol atau asam urat atau gula yang tinggi adalah hasil ‘usaha’ bulanan bahkan tahunan Anda juga. Menaikan perlu ‘usaha’, demikian pula menurunkan nilai-nilai yang mulai mendekati batas atau bahkan melebihi.

Menaikkan nilai lab ke nilai di atas normal perlu ‘usaha’ dan waktu panjang, demikian pula untuk menurunkannya ke nilai normal, perlu usaha tekun, waktu panjang dan motivasi super!

 

Maka untuk menormalkan hasil lab, cukup tiga langkah ‘sederhana’:

  1. Makan bersih dan sehat
  2. Tidur berkualitas (minimal 6 jam)
  3. Pakai sepatu lari Anda dan segera berlari/olah raga … jangan buang waktu!

Detailnya point 1-3 ada di sini

Semoga hasil dan pengalaman saya menginspirasi Anda. Terima kasih sudah membaca, silahkan share jika berguna. Komentar dan saran saya selalu tunggu. Semangat!

Selumiel Takaliuang

Servant of my Lord, Jesus Christ, the Mesiah.

Komentar: