FATULEU – Panjat gunung, bukan naik gunung!

Fatuleu adalah sebuah bukit batu dengan ketinggian 1.111 Mdpl, yang terletak di dalam wilayah Desa Nunsaen, Kecamatan Fatuleu Tengah. Arti dalam Bahasa Dawan/Atoin Meto yang berarti “Batu Keramat”.

Bulan Oktober 2019 saya dan Sylvia, ditemani oleh sepupu saya Kak Erlyn, Om Marthen dan Tante Nona Radja Udju, kami berangkat dari Kupang menuju tempat ini. Jaraknya sekitar 60 km dan perjalanan di tempuh hampir selama 2 jam.

Kupang-Fatuleu

Berikut adalah cuplikan video dari perjalanan awal hingga turun lagi dan saya sempatkan untuk membuat renungan singkat.

Manjat Gunung
Renungan di Gunung Fatuleu

Setelah sampai di pertengahan gunung ini, saya baru sadar bahwa naik ke gunung ini adalah memanjat gunung, bukan hanya berjalan naik gunung. Perlu persiapan yang matang, khususnya sepatu dan peralatan keamanan. Karena medannya sangat terjal, berbahaya dan dapat menyebabkan kematian jika terpeleset.

Salah satu situs traveling menulis sebagai berikut:

Pendakian menuju puncak Gunung Fateleu memakan waktu kurang lebih 1.5 – 2 jam, tergantung dari fisik tiap pengunjung. Jalur pendakian menuju puncak Gunung Fateleu hampir seluruhnya bertipikal bebatuan cadas dengan kemiringan sekitar 60 – 90 derajat. Cukup memacu keberanian, adrenalin dan mental setiap pendakinya. Apabila pengunjung berniat untuk mendakinya hingga ke puncak disarankan untuk menggunakan pakaian dan sepatu yang sesuai dan harus ekstra berhati-hati dalam memilih pijakan. Tipikal bebatuannya cukup licin dan mudah longsor dengan kondisi angin yang relatif kencang di atas sana, terlebih lagi jika musim penghujan. Diharapkan ke depannya gunung ini dilengkapi dengan fasilitas pendukung bagi para pendakinya, yaitu seperti pemasangan tali di jalur pendakian yang cukup rawan longsor agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

Martin si Guide Cilik

Martin Suan – Guide Fatuleu

Dalam video lain di youtube, saya menemukan si Martin. Anak ini sempat viral dalam video di mana ia berdiri di lereng gunung ini dan ia sangat santai karena sudah terbiasa jadi guide di gunung ini. Waktu kunjungan lalu, kami tidak sempat ketemu dengan Martin!

Selumiel Takaliuang

Servant of my Lord, Jesus Christ, the Messiah.

Komentar:

  • Dapatkan penjelasan Alkitabiah tentang pekerjaan Iblis & roh-roh Setan: