Tandon Air Rumah Bermasalah? DiTabok saja!

Bagi kita yang memakai tandon (penampungan air) untuk rumah pribadi, mungkin pernah mengalami masalah berikut ini: Persediaan air di tandon habis mendadak dan/atau air meluber di tandon padahal pelampung otomatis baru diganti. Dari pengalaman beberapa waktu ini, saya coba mencari tahu apa penyebabnya dan bagaimana solusinya, yaitu di tabok saja!

Saya memakai istilah ‘tandon’ bergantian dengan ‘torrent & penampungan air’ dalam tulisan ini.

Air Tandon Habis Mendadak

Skema di bawah adalah skema standar untuk rumah pribadi. Jalur air dalam keadaan normal adalah air masuk dari PDAM dan menuju ke tandon rumah (1) dan biasanya ada jalur bypass yang langsung menuju keran rumah (4).

Skema Tandon dn tabok ketika air PDAM mati
Skema Tandon ketika PDAM off

Namun letika air PDAM mati, dalam waktu singkat air di penampungan air kita habis. Permasalahan ini muncul karena air dari penampungan air rumah keluar lewat jalur 2 dan sebagian menuju rumah (jalur 3). Tetapi ketika semua keran tertutup, air akan menuju ke luar rumah (jalur 4) ke saluran luar rumah (jalur 5) ke saluran air PDAM di luar rumah.

Ada dua akibat: Air persediaan penampungan air habis secara cepat dan meteran akan terus berjalan (karena air dari torent mengalir ke luar) dan ini akan membuat tagihan air dapat membengkak.

Solusinya adalah memasang tabok setelah keran utama rumah (Tabok 1). Tabok ini akan menghalangi arus balik air dari penampungan air ke arah luar rumah.

Air Meluber

Seringkali ketika air meluber kita mengira bahwa pelampung otomatis yang mengatur air masuk ke tandon air rusak. Padahal baru beli, baru ganti dan sebagainya. Apa penyebabnya? Simak penjelasan berikut.

Skema tandon dan tabok ketika aliran air mengalir (PDAM on)
Skema Air saat PDAM menyala

Normalnya air dari PDAM akan masuk ke penampungan air lewat jalur 1 dan akan stop mengisi penampungan air ketika sudah penuh (ini fungsi otomatis yang normal). Setelah jalur 1 stop, air akan masuk lewat jalur bypass dan mengarah masuk ke rumah lewat jalur 3. Problem akan muncul ketika semua keran rumah tertutup, air dari PDAM akan naik ke tandon lewat jalur 2 (output air dari penampungan air). Inilah yang menyebabkan tandon meluber, bukan karena pelampung rusak atau air masuk lewat jalur 1, tetapi justru air masuk dari jalur 2 masuk ke penampungan air.

Solusinya adalah memasang tabok setelah output air dari tandon yang menuju rumah (lihat poisis Tabok 2)

Ketika Tabok 2 dipasang, air tidak dapat naik ke penampungan air karena ditahan oleh Tabok 2.

TABOK DI OUTPUT

Alat ini untuk menahan arus balik air, nama umumnya adalah adalah Check Valve, tapi di Indonesia dikenal dengan istilah ‘tabok’. Ada dijual di toko bangunan, atau online shop seperti Tokopedia.

Tabok (Check Valve)
Tabok 3/4 inch

Pemasangan tabok harus mengikuti panah yang searah dengan arah aliran air masuk ke rumah. Alat ini akan menahan aliran air yang berlawanan dengan panah, maka pemasangannya jangan sampai terbalik. Pastikan pembelian tabok sesuai dengan ukuran pipa saluran yang akan dipasang.

Pemasangan Tabok di keran utama
Pemasangan Tabok setelah keran utama rumah

Kiranya penjelasan ini berguna dan tidak ada lagi penggantian pelampung yang tidak perlu atau melonjaknya tagihan air lagi.

Selumiel Takaliuang

Servant of my Lord, Jesus Christ, the Messiah.

2 Comments:

  1. thanks atas penjelasan nya, sangat bermanfaat.. saya mau tanya, apabila kita pasang tandon air atas, air masuk & keluarnya hanya dari jalur 2 saja bisa tidak ya.. jadi kita tidak menggunakan jalur 1.

    • Jalur 2 itu jalur air keluar dari tandon nya pak. Jalur 1 untuk masuk air ke tandon. Jadi jalur 1 harus ada dan itu standar di semua tandon. Kasus diatas jalur air masuk lewat jalur 2 justru yang mau dihindari dg pasang tabok. Air seharusnya masuk lewat jalur 1 saja, tidak lewat jalur 2

Komentar:

  • Dapatkan penjelasan Alkitabiah tentang pekerjaan Iblis & roh-roh setan: